Here I am. 1 a.m. My body is asking for rest, but my eyes refuse to listen. There is something restless in me tonight, a quiet insistence, a realization still warm in my chest. This might be the first time I write about happiness without feeling like I'm betraying my pain. I haven't been okay lately. Life didn't fall apart. Only the part where love lives. Grief found me anyway. It settled into my days, made a home in my chest. I learned how to mourn without permission, how to ache without an ending. So I ran from it. I built routines like walls. I tried to rewire my thoughts, distract my heart, outrun the feeling. Anything, as long as I didn't have to sit with it. I wouldn't have survived this without my friends. They didn't try to fix me. They didn't rush my healing. They simply stayed. They let me spill the same stories, again and again, like repetition might finally soften the truth. They celebrated the smallest victories. "Today, I washed the dishe...
Kemaren, pulang sekolah jam set12. Dan pg mulai jam 4 -_- Gue sama intan saking malesnya balik dulu, kita langsung goes ke PG. Dan kebetulan gue lagi beli monopoli. Dan akhirnya gue, intan sama mba Rini pun main monopoli di ruang 101. Permainan dimulai dengan mengocok dadu dan pembagian uang $.$ yap seperti biasa. Dan permainan mulai memanas ketika gue beli brazil, kanada, sama amerika serikat, dan gua beli 2 rumah untuk masing-masing.... itu ranjau abis hahahahahahahahaha dan ini lah hasil akhir permainan kita MINE: Jumlahnya $337.300 Dan ini lah jumlah harta guee INTAN'S Yang ini totalnya $228.500 Dan inilah pejuang-pejuang yang mewakili gue sama Intan di medan Monopoli Ki-ka: co-Shilla, co-Intan
Today, gue sama @masyaliahasna atau akrab dipanggil syasa nge bikin donad pake D, tapi ga pake ragi. Jam 3, syasa nyampe di rumah gue. Habis itu kita langsung ke warung buat beli tepung cakra. Dan setelah itu gue timbang dan gue pisah-pisahin di mangkok. Dari tepung Cakra, tepung segitiga biru, telor, susu bubuk, gula, garem, air dingin, baking soda, margarin. Seharusnya ada ragi, tapi gue cari di warung ga ada dan yasudah ga pake ragi................ Click to enlarge Setelah itu, kita mulai mencampurkan semua adonan-adonan itu. Sebenernya sih gue duluan yang mencampurkan itu dan gue yang merasakan dinginnya air dicampur telor ¬_¬ Syasa hanya ngeliatin gue ngaduk-ngaduk adonan sambil sedikit menggigil and suddenly dia ngomong gini "eh shil kayanya seru deh hahahahhaha shil mau shil shil mauuuu" "cuci tangan dulu...." *pas udah cuci tangan* "jihihihii shil kenyel-kenyel gini...... kaya megang e...
Comments
Post a Comment